Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menerima bantuan 11 unit pompa air dari TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk membantu menangani kekeringan yang melanda sejumlah lahan pertanian.Bantuan tersebut disalurkan Panglima TNI melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur, kemudian diteruskan kepada BPBD Kabupaten Kukar.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri mengatakan bantuan pompa tersebut akan dimanfaatkan untuk dua kebutuhan prioritas. Dalam jangka pendek, pompa diprioritaskan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta membantu mengatasi kekeringan.
“Untuk jangka panjangnya nanti kita sudah persiapkan untuk pengairan di sawah-sawah. Tapi untuk jangka pendeknya ini kita optimalkan untuk penanganan karhutla di sekitar daerah Kutai Kartanegara,” ucapnya, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, BPBD Kukar telah menentukan sejumlah titik untuk distribusi pompa. Pompa tersebut diharapkan dapat mempercepat penyaluran air ke lokasi yang membutuhkan. Ia menyebut Kukar sebenarnya memiliki sumber air yang cukup. Namun, persoalan utama berada pada jarak antara sumber air dan lahan yang membutuhkan pasokan air.
“Karena sumber-sumber air itu ada di tempat kita, akan tetapi sebagian besar itu ada jarak untuk mendistribusikan air tersebut,” jelasnya. Selain itu, sejumlah jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier di Kukar disebut sudah dalam kondisi baik. Kondisi tersebut memungkinkan pompa dimanfaatkan untuk mengalirkan air menuju jaringan irigasi yang tersedia.

Published by Vera WAz
