Muara Badak, 13 Juli 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara terus melakukan patroli dan pemantauan pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Muara Badak.
Berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat melalui telepon dan WhatsApp pada Minggu (12/7/2026), tim gabungan melaksanakan patroli pada Senin (13/7/2026) di sejumlah lokasi bekas kebakaran, di antaranya Desa Batu-Batu dan Desa Tanjung Limau. Dalam patroli tersebut, tim menerima informasi adanya titik api kecil di Desa Batu-Batu. Titik api tersebut telah berhasil dipadamkan oleh ketua RT bersama warga setempat sehingga tidak meluas.
Secara keseluruhan, luas area terdampak karhutla sejak hari pertama hingga hari ketiga diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare dengan jenis lahan berupa hutan gambut dan mineral. Hingga saat ini, seluruh titik api telah berhasil diatasi dan berdasarkan pemantauan visual kondisi di lapangan dinyatakan aman. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Selama kegiatan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kukar bersama unsur TNI AL dan Relawan Mubasigana melakukan pemantauan di lokasi rawan kebakaran serta menyiagakan peralatan dan pasokan air sebagai langkah antisipasi apabila muncul laporan kebakaran baru.
Sumber : Laporan TRC-PB BPBD Kukar
