Himbauan Kesiapsiagaan Mudik Lebaran 1447 H

Dalam rangka meningkatkan keselamatan masyarakat selama arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (BPBD Kukar) mensosialisasikan surat imbauan kesiapsiagaan yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Sekretariat Daerah.

Surat yang ditandatangani secara elektronik oleh Sekretaris Daerah Kukar, Dr. H. Sunggono, M.M pada 12 Maret 2026 tersebut berisi imbauan kepada camat, lurah/kepala desa, kelompok relawan, serta masyarakat di wilayah Kutai Kartanegara agar meningkatkan kewaspadaan selama periode mudik Lebaran.

Melalui imbauan tersebut, pemerintah daerah mengingatkan masyarakat untuk melakukan beberapa langkah penting demi menjaga keamanan dan keselamatan, baik sebelum meninggalkan rumah maupun saat melakukan perjalanan mudik.

Sebelum meninggalkan rumah, masyarakat diminta memastikan kompor gas dalam kondisi aman, mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan, serta mengunci pintu dan jendela dengan baik guna mencegah risiko kebakaran dan pencurian.

Selain itu, pemudik yang melintasi jalur darat di wilayah rawan longsor seperti Kecamatan Loa Kulu, Loa Janan, Tenggarong Seberang, dan Muara Jawa diimbau untuk selalu memantau prakiraan cuaca melalui aplikasi BMKG serta memperhatikan kondisi jalan.

Bagi masyarakat yang menggunakan transportasi air di sepanjang alur Sungai Mahakam, keselamatan juga menjadi perhatian utama. Penumpang kapal atau speed boat diwajibkan menggunakan alat keselamatan seperti life jacket dan tidak melebihi kapasitas angkut.

Selain itu, aparat kecamatan, desa/kelurahan, serta relawan diminta untuk berkoordinasi dengan unsur terkait seperti TNI, Polri, dan BPBD dalam melakukan pemantauan di titik-titik keramaian maupun wilayah yang berpotensi terjadi bencana.

Sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat, BPBD Kukar juga menyajikan panduan visual “Mudik Aman dan Nyaman Idul Fitri 1447 H” yang merangkum langkah-langkah penting dalam menjaga keamanan rumah, kewaspadaan di jalur rawan longsor, keselamatan transportasi sungai, serta koordinasi dengan posko siaga.

Dengan adanya imbauan dan panduan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi perjalanan mudik sehingga perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *