Kutai Kartanegara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara bergerak cepat menanggapi laporan kecelakaan kerja yang menyebabkan seorang warga tenggelam di Sungai Santan Ulu, Dusun Wira 2, RT 002, Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, BPBD Kukar segera menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian untuk melakukan proses pencarian dan pertolongan. Tim rescue yang diterjunkan ke lapangan terdiri dari Awok, Verry, Eko, Daus, Rodina, dan Ariff.
Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh Ketua RT 002 Desa Santan Ulu, Muklis (38), yang menyampaikan bahwa telah terjadi kecelakaan kerja terhadap seorang buruh sawit yang terjatuh dan hanyut terbawa arus sungai.
Korban diketahui, seorang buruh sawit asal Dusun Wira 2 RT 002 Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu. Korban dilaporkan tenggelam saat sedang bekerja memanen sawit.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Fahri (19) dan Baharuddin (40), kejadian bermula saat korban bersama para saksi memanen sawit di kebun milik Rauf, warga RT 002 Desa Santan Ulu. Saat itu korban berusaha memindahkan buah sawit ke seberang sungai menggunakan seling gantung. Namun, ketika berada di tengah sungai, korban terjatuh dan hanyut terbawa arus sejauh kurang lebih 25 meter.
Karena korban diketahui tidak dapat berenang, upaya penyelamatan secara mandiri tidak berhasil dan korban akhirnya tenggelam. Para saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian awal, namun hingga laporan ini disampaikan, korban belum berhasil ditemukan.
BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara bersama unsur terkait dan masyarakat setempat terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir aliran Sungai Santan Ulu di sekitar lokasi kejadian. Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada kondisi arus yang cukup deras.
Perkembangan lebih lanjut terkait proses pencarian korban akan disampaikan setelah ada informasi terbaru dari tim di lapangan.
