EIFAF 2016 RESMI DIBUKA

2016-07-29 | pemerintah | ADMINMASTER
Gambar


TENGGARONG – Direktur Kesenian dan Perfilman Kemen-terian Pendidikan dan Kebudayan Republik Indonesia, Profesor Endang Caturwati membuka Erau Adat Kutai dan Internasional Folk Arts Festival (EIFAF) 2016, Minggu (21/8) di Stadion Rondong Demang Tengarong, Kutai Kartanegara.

Menurut Endang, Erau yang dilaksanakan saban tahun itu mengedepankan kearifan lokal, meski menggandeng kesenian mancanegara. “Even ini luar biasa karena mengedepankan seni budaya lokal. Ini sesuai visi Kemendikbud yaitu menunjukkan Indonesia yang kaya akan kearifan lokal,” ujarnya.

Endang berharap EIFAF ini bisa berjalan tiap tahun sehingga menjadi identitas atau ciri khas regional bahkan nasional. Sementara Gubernur Kaltim Awang faroek Ishak mengatakan bahwa even seni budaya lokal yang menggandeng Festival Folklore di dunia di bawah organisasi CIOFF (International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts), satu-satunya di Indonesia hanya ada di Kukar. “Saya salut dengan Pemkab Kukar, ini merupakan upaya untuk meningkatkan kunjungan wisata daerah, saya harap semua masyara-kat dan stakeholder lainnya mendukung event ini,” ujarnya.

Awang menambahkan, pengem-bangan sektor pariwisata memang sangat cocok di Kukar karena memiliki kekayaan peninggalan adat seni dan budaya.

Pembukaan EIFAF diawali dengan parade tim kesenian dari sembilan negara anggota CIOFF, termasuk kesenian kabupaten/kota di Kaltim. Lalu dilanjutkan tarian persembahan dari Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Kemudian di akhiri dengan tari kolosal ‘Menjaga Adat Mendulang Budaya’ yang dibawakan 150 penari dari sanggar seni dan pelajar di Kukar. Pembukaan EIFAF ditandai dengan menyalakan tujuh brong (obor besar), yang di antaranya dilakukan Profesor Endang Caturwati, Wagub Kaltim Mukmin Faisyal, Bupati Rita, dan Putra Mahkota Kesultanan Kutai Ing Martadipura.

Acara tersebut dihadiri Duta Besar Republik Seychelles untuk ASEAN Nico Barito, Presiden CIOFF, Direktur Jaringan Kota Pusaka Indonesia, Gubernur Awang Faroek bersama unsur forum koordinasi pimpinan daearh Provinsi Kaltim, Bupati  Rita bersama forum koordinasi pimpinan daerah Kukar. Sebelum acara pembukaan di stadion rondong demang, dilakukan prosesi mendirikan Ayu oleh kerabat kesultanan Kutai dan para pejabat forum koordinasi pimpinan daerah Ku-kar di Keraton atau Museum Mulawar-man sebagai tanda dimualinya Erau.

Pesta adat dan seni buaya tahunan di Kukar tersebut akan berakhir 28 Agustus mendatang.(hmp02)

Sumber : Koran Kaltim